• Jl. Pahlawan No.02
  • (0343) 481131, (Chat WA) 085179707653
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Prosiding
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
114 dilihat       05 Maret 2026

Jelang Lebaran 2026, Stok Beras Aman Capai 3,7 Juta Ton

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau gudang Perum Bulog di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu, 4 Maret 2026. (Beritasatu.com/Ichsan Ali) 
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional menjelang Idulfitri atau Lebaran 2026 dalam kondisi sangat aman. Saat ini, cadangan beras pemerintah tercatat mencapai 3,7 juta ton.


Pernyataan tersebut disampaikan Amran saat meninjau gudang Perum Bulog di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2026).
"3,7 juta ton. Terbesar selama republik ini berdiri," ujar Amran.

Ia optimistis stok beras nasional akan terus meningkat dalam dua bulan ke depan seiring masuknya masa panen raya. Ia memperkirakan jumlah cadangan bisa mencapai 5 juta ton.
"Dua bulan lagi 5 juta (ton). Enggak pernah dengar kan 5 juta ton? Gudangnya cuma 3 juta ton," jelas Amran.
Lonjakan stok ini dinilai menjadi sinyal kuat ketahanan pangan nasional menjelang Hari Raya Idulfitri.
Selain memastikan ketersediaan stok, Amran juga menyoroti perkembangan stabilitas harga pangan. Ia menyebut beras tidak lagi menjadi penyumbang utama inflasi seperti pada periode sebelumnya. "Alhamdulillah, ini ingat, beras dahulu penyumbang nomor satu untuk inflasi. Sekarang tidak. Enggak ada lagi," imbunya.


Menurut Amran, pemerintah kini memfokuskan pengawasan pada tiga komoditas lain yang sempat memicu inflasi, yakni minyak goreng, ayam ras, dan cabai. Ia menegaskan harga komoditas tersebut tidak boleh melampaui harga eceran tertinggi (HET).
"Nah, ini kita monitor yang tiga komoditas supaya enggak boleh lewat HET. Enggak boleh lagi kompromi-kompromi," tegas Amran.

sumber: beritasatu.com

Prev Next

- Tim Humas


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Hadapi Kemarau Lebih Awal, Kementan Dorong Pemanfaatan Varietas Padi Adaptif
    15 Mar 2026 - By Tim Humas
  • Thumb
    Penguatan Peran Koperasi, KKMP PRI Bina Sejahtera Bersama Gelar Rapat Tahunan
    12 Mar 2026 - By Tim Humas
  • Thumb
    90 Ekor Sapi Terjual pada Lelang Tahap II, Tersisa 27 Ekor
    10 Mar 2026 - By Tim Humas
  • Thumb
    Koordinasi Percepatan LTT, BRMP Ruminansia Besar Lakukan Pendampingan di Pasuruan
    10 Mar 2026 - By Tim Humas

tags

Stok Beras 2026 Stok Beras Lebaran 2026

Kontak

(0343) 481131, (Chat WA) 085179707653
(0343) 481132
[email protected]

Jl. Pahlawan No.02,

Bebekan Lor, Ranuklindungan, Kec. Grati

Pasuruan - Jawa Timur 

Indonesia

67184

ruminansiabesar.brmp.pertanian.go.id

© 2022 - 2026 LOKA PERAKITAN DAN PENGUJIAN RUMINANSIA BESAR. All Right Reserved